Resep Obat Malaria Alami Secara Tradisional

Saat mengetahui jika keluarga Bunda mengalami malaria, tentunya berbagai cara akan langsung dicari termasuk dengan mencari atau membuat obat malaria alami. Penyakit malaria ini terjadi karena tubuh telah terinfeksiparasit Plasmodium yang dibawah oleh nyamuk Anopheles betina. Nyamuk ini aktif pada malam hari, maka Bunda dan keluarga perlu menjaga suasana ruangan agar dapat tenang dan bebas dari nyamuk saat tidur. Gejala penyakit malaria ini mirip dengan gejala yang terjadi saat flu, sehingga Bunda perlu waspada dan memahami betul kondisi keluarga. Saat keluarga Bunda telah terkena penyakit malaria, seringnya akan menunjukkan gejala seperti sakit kepala, mual, muntah, demam tinggi dan berkeringat, menggigil, diare, serta merasa gelisah. Sedangkan pada anak, gejala yang akan timbul ialah seperti pernapasan yang cepat sekaligus dangkal, batuk, dan juga demam yang disertai kejang kejang. Saat gejala gejala tersebut terjadi pada keluarga tercinta Bunda, maka jangan segan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Perlu diketahui pula bahwa penyakit malaria dapat menular meskipun jarang sekali terjadi. Penularan penyakit malaria ini dapat terjadi pada janin yang tertular dari ibu, proses transfusi darah, dan juga dapat menular melalui jarum yang pernah digunakan oleh penderita malaria. Meskipun demikian, Bunda tidak perlu khawatir karena penyakit malaria dapat disembuhkan termasuk dengan menggunakan obat malaria alami.

Jika Bunda merasa bahwa resep dari dokter saja tidak cukup untuk mempercepat kesembuhan keluarga, maka Bunda juga dapat membuat sendiri obat malaria alami dengan bahan bahan yang alami juga tentunya. Berikut iniakan dibagikan beberapa resep alami yang dapat Bunda racik di rumah:

  • Seduhan daun pare tua

Daun pare tua dapat dijadikan salah satu alternatif. Anda dapat membuatnya dengan menumbuk daun pare yang telah di cuci bersih, setelah itu seduh daun pare dengan air hangat. Tambahkan sedikit garam kemudian saring.

  • Campuran rimpang temulawak dan madu

Campuran rimpang temulawak dan madu ini dapat membantu penyembuhan malaria dengan dikonsumsi secara rutin 3kali sehari. Caranya sangat mudah,  haluskan ¾ rimpang temulawak kemudian tambahkan 2 sdm air panas, kemudian saring. Campurkan madu pada air rimpang temulawak yang telah disaring sebanyak 4 sdm, lalu minumlah.

  • Campuran daun pepaya muda, meniran, temu hitam, lengkuas merah

Daun pepaya yang sering Bunda temui ternyata juga ampuh untuk mengobati penyakit malaria. Daun pepaya dapat dikonsumsi tanpa campuran atau bisa juga dengan campuran temu hitam dan lengkuas. Racikan pertama ialah daun pepaya tanpa campuran. Bunda dapat merebus 2 lembar daun pepaya dengan 3 gelas air. Lalu tunggulah hingga air menyusut sekitar 1 gelas, setelah itu ambil airnya dan minumlah. Racikan yang kedua ialah daun pepaya dengan campuran. Rebus 1 lembar daun pepaya muda bersama dengan 3 batang meniran, lengkuas, dan 1 biji temu hitam di dalam 3 gelas air. Tunggulah hingga air menyusut sekitar 1 atau 2 gelas. Setelah itu saring, ambil airnya dan minumlah.

Demikian beberapa resep obat malaria alami yang dapat Bunda racik. Namun tentunya kita juga menyadari bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.